Friday, May 5, 2017

Kasus Teror Novel, KPK Tagih Janji Polri

Kasus Teror Novel, KPK Tagih Janji Polri

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi menagih janji Polri untuk cepat menuntaskan kasus teror yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan. Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, institusinya dan keluarga Novel berharap jajaran kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini.
"Kasus ini ditangani pihak kepolisian dan tentu saja kami di KPK dan keluarga (Novel) menunggu apa hasil dari kepolisian," kata Febri di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat 5 Mei 2017.
Apalagi, Presiden Jokowi telah memerintahkan Kapolri untuk membuat tim khusus di Polda Metro Jaya untuk menguak tabir penyiraman air keras, yang membuat kepala satuan tugas perkara e-KTP itu terbaring di sebuah Rumah Sakit di Singapura saat ini.
"Karena itu sudah sepatutnya (polisi) memberikan pesan kepada publik bahwa Polri serius (usut kasus ini). Kalau kemudian tim di kepolisian membutuhkan dukungan atau support yang lebih luas dari KPK atau tim lain seperti tim pencari fakta atau sejenisnya tentu hal itu bisa dibicarakan lebih lanjut. Kami tunggu dulu keterangan kepolisian," kata Febri.
Sejauh ini, ungkap Febri, KPK belum mendapat informasi signifikan terkait kasus teror Novel Baswedan. Siapakah pelaku, aktor intelektual, serta apa motif penyerangan itu.
”Padahal hari ini hampir sebulan, sudah hari ke-24 sejak Novel diserang," kata Febri.

Habib Rizieq Tiba-Tiba Berorasi di Tengah Massa Aksi 55

Habib Rizieq
JawaPos.com - Aksi simpatik 55 yang berlangsung hari ini tidak dihadiri oleh Habib Rizieq Shihab. Pasalnya, Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu tengah menunaikan ibadah umroh.
Meski demikian, Habib Rizieq rupanya tidak ingin ‎ketinggalan untuk mengikuti akssi massa bersama GNPF MUI dan ormas Islam lainnya, untuk berjuang menegakan keadilan. Dia ikut bersuara lewat sambungan telepon kepada salah satu koordinator aksi. Orasinya itupun disambungkan lewat pengeras suara dan didengar seluruh massa aksi.
"Saudara-saudaraku meskipun saya jauh di mata, namun dekat di hati para saudaraku sekalian," ujar Rizieq lewat sambungan telpon di kawasan MA, Jakarta, Jumat (5/5).
Menurut dia, masyarakat jangan gentar dalam memperjuangkan keadilan menunut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dihukum kurungan penjara, karena telah makukan penistaan agama dengan mengutip surat Al Maidah ayat 51. "Datang datang ke MA untut menuntut Ahok dan ditegakkan keadilan," katanya.
Setelah mengatakan lewat sambungan telpon, massa pun menggelar doa bersama agar vonis terhadap Ahok bisa berjalan ‎dengan nilai-nilai masyarakat dan fakta-fakta yang ada di persidangan.
Sekadar informasi, mantan Bupati Belitung Timur itu akan menjalankan vonis pada Selasa (9/9) di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan).
Adapun aksi GNPF MUI ini dilakukan lantaran beredar informasi Ahok akan mendapatkan vonis bebas dari majelis hakim. Hal itu disebabkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam memberikan tuntutan sangat ringan, yakni kurungan penjara 1 tahun dengan mas‎a percobaan 2 tahun. (cr2/JPG)

Heboh!!!! Full Pamela Savitri melorot saat pentas di ternate

Heboh!! Pamela Savitri ex duo srigala melorot anunya saat pentas di ternate